Minggu, 24 Januari 2016

cerpenkuu

Pagi yang indah untuk 6 orang sahabat yang sedang berbincang-bincang di kantin sekolah.
“Reva ke mana kok belum datang jam segini?” ucap Febri sambil melirik jam tangan yang ada di tangannya.
“mungkin masih ada di depan kali!” jawab Pipit.
“ya mungkin dan bisa jadi!” kata Febri.
“tapi guys, akhir-akhir ini seperti ada yang aneh dengan Reva akhir-akhir ini!” ucap Anggun.
“aneh bagaimana?” kataku sambil berlagak bingung.
“ya aneh, mulai dari sikapnya ke kita, cara bicaranya ke kita semuanya tuh kayak aneh, dia nggak kayak dulu banget!” jelas Anggun.

“enggak Nggun, sebenernya nggak gitu.” ucap Tita sambil memakan stick favoritnya.
“terus gimana dong ceritanya?” tanya Anggun. “jadi gini sebenernya Reva itu marah karena kamu sama Pipit punya baju couple, tapi dia itu pengennya semua dari anggota sahabat kita itu baju couplenya itu sama.” jelas Tita.
“ya ampun, jadi hanya karena baju couple?” kata Pipit. “ya bagaimana bisa kita semua memakai baju yang sama, orang yang kemarin itu cuma tinggal 2!” jelas Anggun pada Tita. Reva datang dan langsung duduk di sebelahku.

“hai guys!” sapanya sambil tersenyum. “hai!” ucap kami semua bersamaan.
“haduhh, sorry ya aku telat ini gara-gara adikku Diyan!” ucapnya.
“kok bisa gara-gara Diyan, Rev?” tanya Pipit.
“ya iyalah tadi aku nungguin dia di depan rumahnya sampe setengah jam, eh ternyata dia udah berangkat bareng temennya gimana nggak kesel coba!” jelas Reva.
“Rev, kita mau bicara sesuatu sama kamu!” ucap Anggun. “apa?” kata Reva.
“bener kamu marah ke kita gara-gara aku pake baju couple sama Pipit?” tanya Anggun.
“nggak kok.” ucapnya sambil seolah-olah dia tak pernah memikirkan hal itu.

“aku serius, kalau kamu nggak mau jujur juga nggak apa-apa kok.” kata Anggun.
“siapa yang bilang ke kamu, Nggun?” tanya Reva. “banyak kok yang bilang kayak gitu.” ucap Anggun.
“pasti Tasya ya kan Nggun.” ucapnya sambil memandangiku dengan sinis.
“kok jadi aku sih, kamu aja nggak pernah cerita apa-apa sama aku. Kenapa jadi aku yang disalahin Rev?” kataku yang sudah mulai emosi. “ya iyalah, kamu bilang kayak gitu supaya aku nggak gabung sama kalian lagi iya kan?!” ucap Reva dengan nada tinggi.

“Rev, kalau bicara itu dipikir dulu dong jangan main ceplas-ceplos aja, kamu pikir aku ember apa?” ucapku dengan emosi yang sudah tidak bisa terbendung lagi. “kayaknya kalian semua pengen persahabatan kita cuma sampai di sini aja ya?” kata Reva. “eh Rev, persahabatan itu selamanya bukan cuma sesaat!” kata Febri yang juga sudah emosi terhadap sikap Reva yang terlalu berlebihan. “alahh, pasti itu semua cuma akal-akalan Tasya doang supaya aku ke luar dari persahabatan ini kan?” tuduh Reva lagi.

“Rev, kalau ngomong yang bener dong!” ucapku dengan nada tinggi.
“alahh, kamu kayak gini gara-gara kamu suka sama kakakku kan? kalau kamu suka sama Kak Reza ngomong aja!” ledek Reva. “Rev, ini semua nggak ada hubungannya sama Reza ya, asal kamu tahu!” ucapku.
“ya udah oke fine, aku ke luar dari persahabatan ini!” ucap Reva dan langsung pergi meninggalkan kami semua.
“Sya udah, Reva emang kayak gitu kamu tenang ya!” kata Anggun sambil menenangkan aku.
“iya aku ngerti kok, yang penting sekarang kita tahu gimana sifat Reva yang sebenernya!” ucapku sambil menenangkan diriku sendiri. “sekarang, sebaiknya kita jaga persahabatan kita, karena kita adalah sahabat selamanya bukan sahabat sesaat!” kata Febri. “setuju!” ucap kami semua hampir bersamaan.

Setelah kejadian itu akhirnya kami mengerti sebenarnya sahabat yang baik bukanlah sahabat yang selalu mengutamakan emosi dan kepentingan dirinya sendiri. Tapi sahabat yang baik adalah sahabat yang selalu bisa mengerti satu sama lain dan bisa menjaga perasaan satu sama lain. Karena, “Sahabat Itu Untuk Selamanya Bukan Untuk Sesaat Saja.”

42 komentar:

  1. Bagus banget cerpennya,karena bagi saya shabat itu segalanya .

    BalasHapus
  2. Bagus sekali cerpen nya qaqa ;;)
    Karena sahabat adalah segalanya :g

    BalasHapus
  3. Yoo kembangkan lagi artikelnya biar lebih menarik

    BalasHapus
  4. waw artikel nya sangat menarik sekali apa lagi tentang persahabatan semoga kita seperti itu amin

    BalasHapus
  5. Wah tentang sahabat ya, bagus artikel nya kembangkan lagi agar lebih menarik

    BalasHapus
  6. Sangat menarik ceritanya tapi terlalu singkat.

    BalasHapus
  7. keren sip ..aku suka cerita yang bertema sahabat ,, kembangin lagi ya :)

    BalasHapus
  8. bagus cerpen nya sangat bisa kita untuk bersahabat.

    BalasHapus
  9. Cerpennya sangat bagus, alangkah bagus apabila dikasih judul yang lebih menarik

    BalasHapus
  10. Postingannya bagus, ngasih tau sama orang yang... gitu dah, semoga di berikan kesadaran setelah membaca artikel ini. *rotfl*

    BalasHapus
  11. sangat bagus shif artikelna, tingkatkan lagi

    BalasHapus
  12. sangat bagus artikel nya kalo bisa lebih di perjelas alur ceritanya tapi sangat menarik

    BalasHapus
  13. Artikelnya bagus. Bermanfaat dan smiga setelah membaca cerita ini mereka bisa di beri kesadaran.

    BalasHapus
  14. bagus artikelnya jadi menambah kesadaran :)
    comen balik ya

    BalasHapus
  15. postinganna bagus shifa,menarik pula zahra juga kangen sama sahabat..
    di tunggu postingan selanjutnya..

    BalasHapus
  16. bener tuh shif:)sahabat itu gk ada putus nya :)

    BalasHapus
  17. artikenya bagus sif,,,jdi inget sama sahabat lama yang udh lama gak ketemu

    BalasHapus
  18. bagus bagus k suka sama cerpen dan penggunaan kata-katanyah, kembangin lagih de, untuk temanyah cari yang simple namun menarik : )

    BalasHapus
  19. bagus banget artikelnya shif sangat menarik pula apalagi tentang sahabat jadi inget duluu good lah

    BalasHapus
  20. kerenlah ditunggu postingan selanjutnya

    BalasHapus
  21. bagus, novel nya karna tentang persahabatan dan sangat menarik.

    BalasHapus
  22. bagus artikelnya, tapi kurang panjang dan penulisannya coba di perbaiki

    BalasHapus
  23. bagus artikelnya shif, di tunggu postingan selanjutnya..

    BalasHapus
  24. Postingannya bagus, ngasih tau sama orang yang... gitu dah, semoga di berikan kesadaran setelah membaca artikel ini. *rotfl*

    BalasHapus
  25. Artikel bagus,ditunggu postingan berikutnya

    BalasHapus
  26. Artikelnya sangat bagus,, sahabat memang untuk selamanya!!!

    BalasHapus
  27. bagus jadi banyak pengalaman yg didapat

    BalasHapus
  28. bagus artikelnya menarik pula di tunggu post lainya

    BalasHapus
  29. cerpen nya bagus sekali,ditunggu ya post berikutnya

    BalasHapus
  30. Bagus banget artikelnya apalagi tentang sahabat kenarik pula di tunggu post lainya

    BalasHapus
  31. bagus artikelnya. sahabat itu sagalaya.

    BalasHapus
  32. bagus banget artikelnya shif karna sahabat itu segalanya dan untuk selamanya

    BalasHapus
  33. subhanallah shifa ceritanya sangat bagus

    BalasHapus
  34. Artikelnya bagus. Bermanfaat dan smoga setelah membaca cerita ini mereka bisa di beri kesadaran.

    BalasHapus
  35. bagus kembangkan lagihh ceritanyah lebih lebih menarik

    BalasHapus
  36. Bagus banget artikelnya dan sangat bermanfaat

    BalasHapus
  37. bagus dan menarik artikelnya prtahankn ya

    BalasHapus
  38. cerpennya menarik dan membelikan kita pelajaran bahagaimana bersahabat yang sebenarnya

    BalasHapus